Nano Camp MNI

Nano Camp merupakan suatu kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Masyarakat Nano Indonesia (MNI). Tema pada acara tahun ini adalah “Iptek Nano: Panggung Muda Berekreasi, Berkolaborasi, dan Berkontribusi”

Seminar Nano Teknologi

Seminar Nanoteknologi :" Perkembangan Terkini Riset, Aplikasi, dan Penerapan Nanoteknologi Pada Bidang Farmasi di Indonesia" bertempat di Graha Solo Raya (BAKORWIL II) hasil kerjasama NanoClub UNS dengan Himafarma Farmasi UNS

Kuliah Umum Nano

Nano Club UNS menyelenggarakan kuliah nanoteknologi dengan tema Aplikasi nanoteknologi dalam pembuatan lapisan sel surya dengan menggunakan zinc oxide yang dibawakan oleh seorang mahasiswa S2 UNS "Bobie Suhendra, S. T."

Jalan-Jalan Ilmiah

Kali ini Nano club UNS akhirnya menjajakkan kaki pertamanya di desa Kinarejo daerah Jogjakarta yang merupakan daerah berbasis tanaman herbal--sesuai dengan fokus Nano Club kami

Diskusi Dahsyat Ilmiah

Diskusi Nano kami kali ini dilaksanakan di rumah eyang Buntarto, seorang bapak guru sekaligus sang Profesor yang dahsyat dan penuh dengan ilmu. Beliau mampu menceritakan mengenai berbagai macam ilmu pengetahuan secara rinci dan menakjubkan.

Selasa, 28 Februari 2012

Ekspedisi tawangmangu #2

Mentari yang berduyung semakin ke atas menyinari langit dan seantero bumi...
membirukan langit yang gelap... 
menghijaukan tumbuhan untuk memulai proses fotosintesisnya kembali...  
dan juga menebar kebaikan untuk kalangan makhluk hidup lain berupa “oksigen” yang merupakan nafas kehidupan.... 

-puisi time-


Tepat pada Pagi itu, Kamis 23 Februari 2012 perjalanan kami dimulai, mencari ilmu di kabupaten serba hijau, ya..itulah kab.Tawangmangu. Nano Club bekerja sama dengan HIMAFARMA FMIPA UNS hijrah setengah hari ke B2P2TO-OT (Balai Besar Penngembangan dan Penelitia Tanaman Obat-Obat Tradisional) untuk mencari ilmu. Walaupun tidak dikomandani koordinator Nano Club dan Ketua Umum Himafarma yang sedang melakukan tugas utama mereka sebagai seorang mahasiswa tak urung mengurangi niat kami tuk ngebolang Ria .

Video Sejarah B2P2OT-TO
Rombongan berjumlah 20  orang dan didominasi oleh mahasiswa Farmasi 2011 yang kebetulan tidak ada kuliah pagi itu. Kunjungan ilmiah ke B2P2OT-TO ini sebagai tindak lanjut kegiatan Pengabdian Masyarakat  Desa Sambirejo yang di ketuai Bapak Suparman, beliau adalah ketua kelompok tani klaster Biofarmaka Karanganyar guna meningkatkan kualitas hasil olahan produksi empon-empon. Selain itu saat kami disana , kami reunian juga dengan mahasiswa teknik Industri yang pada saat itu sedang melakukan proyek dosen di desa yang sama ^___^ b

Oke brotha n sista, selanjutnya kami digiring menuju aula yang cukup luas dan kami semua ditontonkan video sejarah dan profil B2P2OT-TO . 




Pemandangan para mahasiswa saat sedang menonton video yg sedang diputarkan

Ternyata Banyak sekali perubahan yang ditunjukkan oleh balai penelitian ini , Ohya sobat’ dulunya B2P2OT-TO bernama BPTO loh atau kepanjangannya itu Balai Pengembangan Tanaman Obat yang kegiatan utamanya yaitu mengembangkan tanaman obat di kawasan Tawangmangu, namun seiring berjalannya waktu, kini B2P2OT-TO tak hanya sebatas mengembangkan saja namun juga meneliti berbagai plasma nutfah tanaman obat sekaligus mengadakan saintifikasi jamu. ( btw, temen-temen pada tau Plasma Nutfah gak nih ' gakk tau kan...hayoo ngaku. hehe ^^ ) 
Plasma nutfah adalah substansi pembawa sifat keturunan yang dapat berupa organ utuh atau bagian dari tumbuhan atau hewan serta mikroorganisme.

Ohy bro n Sis, ternyata produk Herbal itu lebih aman lho ketimbang obat-obatan yang mainin reaksi kimia ini itu atau semacamnyalah, namun gak bisa sembarang juga kita menggunakan produk herbal misalnya saja jamu, juga harus tepat dosis dan pemakaian. Jamu yang digunakan di B2P2TO-OT itu berupa racikan simplisia, serbuk dan juga ekstrak tanaman obat yang telah diteliti khasiat dan keamanannya melalui uji praklinik dan atau observasi klinik. Untuk menjamin keamanan dan mutu maka cara pembuatannya mengacu pada cara pembuatan simplisia yang baik, dimulai dari proses standarisasi benih/bibit, budidaya, pasca panen maupun analisis mutu di laboratorium B2P2TO-OT.


Oke, kembali ke cerita ya.. 
Ternyata disana juga terdapat etalase tanaman obat yang letaknya memisah dari gedung juga menawarkan pemandangan yang ciamik tenan :D . Puluhan bahkan ratusan tanaman obat koleksi B2P2OT-TO dipamerkan dengan tatanan yang proporsional sehingga sangat menarik untuk dipelajari lebih lanjut. Setiap tanaman diberi nama daerah, nama ilmiah dan khasiatnya. Banyak sekali tanaman yang baru penulis lihat dan sangat memanjakan mata rangkaian warna alami yang berpadu, melihatkan betapa keindahan ciptaan Sang Maha Pencipta.

Dari perjalanan ini kami mendapat ilmu baru walaupun hanya setengah hari berada di sana, dan itu pun belum cukup untuk menggali berbagai ilmu yang masih tertinggal di sana, kami berharap ilmu ini dapat bermanfaat untuk langkah ke depannya, dalam pengabdian di desa Sambirejo, khususnya pada pengolahan pasca panen klaster Biofarmaka.


Sampai jumpa di perjalanan selanjutnya sobat Nanoers !
Salam Nano... Salam Mengabdi Untuk Indonesia 


INDONESIA BISA !!


report by : Nofi Tri J.A.


 

Selasa, 29 November 2011

Ekspedisi Tawangmangu #1



Naik...naik.. ke Tawangmangu
Tinggi,tinggi sekali.....
Kiri ,kanan kulihat saja
Banyak pohon obatnya ^^

Siang hari yang menyengat tidak mengendurkan semangat kami untuk survey ke lokasi pengembangan tanaman obat atau yang sering kita kenal itu adalah biofarmaka. Kami bertujuh ( Amirza, Bambang, Dito, mas Heru, Nofi, Rif'ah, dan maya ) sudah siap melakukan perjalanan jauh menuju daerah tawangmangu dengan menggunakan kendaraan andalan kami masing-masing {brumm...brum...} .Tujuan survey kami agar dapat mengetahui secara langsung jenis-jenis tanaman obat beserta proses-proses pengolahannya yang seringkali kita hanya lihat melalui media baca semisal buku maupun internet.

Perjalanan pertama kami ditujukan ke lokasi BPTO ( Balai Penelitian Tanaman Obat ) yang berada di dekat wisata balekambang di daerah itu. Sayangnya kami semua tidak dapat masuk dan melihat-lihat berbagai tanaman herbal yang ada di dalam gedung dikarenakan pada hari itu kantor tutup . Setelah menunggu agak lama di wilayah gedung itu, akhirnya kami memutuskan untuk langsung menuju ke lokasi produsen biofarmaka, di daerah Nglurah yang tidak jauh dari BPTO , dimana warga memproduksi tanaman obat (biofarmaka) yang prosesnya tidak hanya sampai tahap pengolahan saja bahkan sudah sampai tahapan siap untuk dijual. Banyak sekali jenis-jenis tanaman yang di tunjukkan kepada kami dari kunyit, stevia, kumis kucing, dsb.

Kami pun juga dipersilahkan untuk menyicipi manisnya dari daun tanaman stevia yang konon kadar manisnya itu bisa jauh melampaui gula pasir yang umumnya. Tidak hanya daun saja yang kami cicipi tetapi juga batang dari tanaman itu kami coba DAN TERNYATA ............ tidak daun tidak batangnya sama-sama manis meskipun kadar manis bagian batang tidak melebihi kadar manis di bagian daunnya namun itu membuktikan bahwa tanaman ini sangatlah istimewa. ^^

Setelah itu, kami ngobrol santai dengan salah satu pemilik PT biofarmaka tersebut tentang bagaimana fungsi alat ini dan alat itu hingga tak terasa azan ashar pun mulai berkumandang. Akhirnya kami memutuskan untuk pergi menunaikan shalat di masjid dekat lokasi produsen biofarmaka tersebut . Sesaat kami berjalan meninggalkan lokasi tersebut, datanglah serombongan bapak-bapak dengan mobil bak terbukanya yang mengangkut banyak sekali daun dari kumis kucing. Setelah sholat, kami kembali mengunjungi pabrik tersebut dan kami kembali banyak mengajukan pertanyaan mengenai beberapa hal terkait tanaman kumis kucing yang kami belum ketahui sebelumnya .

Setelah interval beberapa saat , akhirnya kami memutuskan untuk mengkahiri kunjungan kami hari itu dan kembali ke solo sebelum maghrib menjelang.

Sebelum pulang , kami berniat untuk mengunjungi bapak doktor ( I'm sorry, I forgot his name T_T  ) yang dahulunya adalah teman dari bapak BJ Habibi saat di Jerman, kami kesana tidak hanya ingin mampir saja tapi kami juga bertanya untuk membantu memberi gambaran bagaimana konsepan nano club kedepannya. Alhamdulillah beliau memberi banyak sekali inspirasi buat kami semua, entah masalah silika amorf entah urgensi propolis bagi kehidupan kita dan masih banyak lagi yang lainnya.

Setelah selesai mengunjungi rumah beliau ,akhirnya kami semua pulang ke rumah kami masing-masing. Ada saat nya penulis ingin sekali bertemu lagi dengan beliau karena masih banyak yang ingin saya tanyakan tentang ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedang berkembang maupun isu-isu kontemporer yang saat ini masih penulis belum tahu agar kedepannya penulis mampu menyebarkan kepada khalayak tentang wawasan baru tersebut.


Goes to Second visit , will u come wih me ? ^^,

report by : Amirza R. Prabowo
       

Sabtu, 12 November 2011

LAUNCHING NASAFOR UNDIP

Salam NANO
Semangat NANO untuk Indonesia     
           Pagi yang lumayan dingin kami dari nano club uns (amirza , mb rif'atur rohmah , qudratun) berkumpul dihalte depan uns, dengan menaiki bis Damri B kamipun menuju kerten. Di kerten kami pun beralih bus yang mengarah ke Semarang yakni BUS ISMO. Dalam tengah perjalanan saya pun tak kuasa menahan rasa mual yang luar biasa. Untungnya mirza membawakan plastik. Dan sungguh perjalanan yang lama dan luar biasa . Setelah melewati Boyolali, Salatiga, Bawen dan akhirnya kitapun sampai ke Sukun. Setelah turun di Sukun kamipun segera mencari masjid untuk  bersih diri. Dan langsung menuju ke gedung Prof Sudarto UNDIP(semoga tidak salah nulis..hi..hi).Dengan sangat terlambat.
             Akhirnya mulalilah mengikuti acara seminar dengan tema "Strategi Pengembangan Nanoteknologi di Indonesia dan aplikasinya dalam Industri" . Dengan pembicara " Drs. H. Suharna S, M. Dr Nurul Taufiqurahman (ketua MNI). Dr. Warsito Ptaruno M. Eng (ketua MITI). Prof . Dr Ing  Harianto H , Dr. Agus Subagjo(Dosen FMIPA UNDIP)

                Banyak sekali materi yang beliau-baliau berikan , namun sayang saat ini kami belum bisa meng uploadnya karena kami masih menunggu kiriman file dari panitia . Namun bisa digaris bawahi bahwa perkembangan nano teknologi merupakan sebuah perjalanan yang merupakan penghubungan antara titik ke titik suatu langakah yang semuanya bersumber dari kreativitas diri sendiri. Namun banyak juga pertanyaan dari para peserta tentang kendala mereka adalah pada dana yang tersedia.Dan dari situlah diberikan jawaban pula untuk menjadi technoprenuership ini dia tips-tipsnya :
1. Bold will (keinginan yang kuat)
2. Defined offer : kontribusi yang nyata dan "you must to be first  the best and different"
3. Due Diligent
4. Sacriple (Pengorbanan dan pastinya harus ikhlas)
            Dan sesi kedua ada 3 Pembicara yakni  Dr Nurul Taufiqurahman (ketua MNI) Prof . Dr Ing  Harianto H , Dr. Agus Subagjo(Dosen FMIPA UNDIP)  . Pak Nurul menyampaikan tentang Potensi dan aplikasi nanotekologi pada industri Nasional. Di acara ini pak Nurul juga membawakan banyak sample cosmetic yang telah di produksi dengan nano teknologi dan akhirnya kamipun mendapatkan juga yakni kosmetik "gizi supercream" ayo teman2 yang tertarik untuk mengetahui kandungan didalamnya dan manfaatnya serta jika ingin pesan juga bisa hubungi kami (nano club uns, fordinagama, nasafor) promosi sedikit hi..hi. Dan Prof . Dr Ing  Harianto H  mempresentasikan tentang "Ultra High Performance Concrete Menuju Aplikasi Nano Teknologi untuk Bahan Kontruksi". Dan yang ketiga yakni Dr. Agus Subagjo(Dosen FMIPA UNDIP) menjelaskan tentang Rompi Antri Peluru dengan aplikasi Carbon Nano Tube.
           Selesai launching dan seminar Pak Nurul dan Nano uns, fordinagama, serta nasafor me"rapat"kan barisan untuk berdiskusi tentang Penawaran yang diberikan oleh pak nurul untuk mengembangkan produk nano sehingga bisa menjadi bisnis dan sumber pendanaan bagi program- program nano club nantinya . Dan akan dibentuk sebuah perusahaan dengan pengelolaan yang profesional dan melembaga , fokus terhadap usaha produksi  dan pemasaran produk-produk nano . Dan semoga kita menjadi nano prenuer yang sukses.
        Dan setelah rapat dengan pak nurul kamipun rapat dengan semua nano club untuk menentukan visi misi serta menentukan struktur organisasi dan kapan kita akan merapat lagi melalui YM secara periodik seminggu sekali . akhirnya Adzan Maghrib memanggil kami. Setelah shalat kamipun segera mencari makan malam dan ditemani mb kiki amelia dengan naik angkot (baru kali ini masih dalam area kampus naik angkot :D) Dan setelah selesai kamipun segera pulang dan harus berpisah dengan mb rif'ah  karena mb rif'ah pulang ke magetan. Dan kamipun tinggal bertiga (qudrotun, mas azis mirza) menaiki bus ismo untuk kembali ke Solo. Dan sampai di Solo jam 11 sedangkan mas aziz harus oper bus menuju jogja. Sungguh perjalanan yang sangat menyenangkan dan tak sia-sia . 
Salam Nano
Semangat NANO untuk Indonesia

Rabu, 28 September 2011

Seminar Nasional Nanoteknologi



Status terkini dan Trend Penerapan Nanoteknologi di sektor pertanian menjadi salah satu materi dari Seminar Nanoteknologi : Aplikasi Nanoteknologi di bidang Pertanian yang sekaligus menjadi Grand Opening The First Indonesia Nano Fair di ruang Sidang Utama (RSU) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS), 25 September 2011 kemarin.
Teknologi yang diyakini sebagai main feature technology in the future yaitu nanoteknologi, didiskusikan peluang dan strategi penerapannya dalam meningkatkan kualitas kehidupan bangsa. Hadir sebagai salah satu pembicara utama adalah ketua MNI, Dr. Nurul Taufiqu Rochman yang sekali lagi menegaskan pentingnya mendalami Nanoteknologi dalam 5 hingga 15 tahun mendatang.Apalagi dibidang Pertanian yang sebenarnya Indonesia sangat potensial, mengingat Indonesia salah satu negara agraris.
Indonesia memiliki keunggulan sumber daya alam yang melimpah sehingga dibutuhkan strategi yang tepat dalam mengembangkan nanoteknologi. Nurul mengatakan kebutuhan nanomaterial dunia yang akan melonjak tajam dalam 5 tahun mendatang akan menjadi peluang yang sangat baik bagi Indonesia untuk memainkan peranannya. “Lagi pula memproduksi nanomaterial tidaklah sesulit yang dibayangkan”, tambahnya lagi. Sebagai contoh, pasir basi yang juga mengandung silika dan alumina dapat berdaya ekonomi puluhan hingga ratusan kali jika dibandingkan dengan menjual begitu saja. Besi yang dihasilkan dapat menjadi material struktur, toner dll. Sedangkan silica dan alumina yang merupakan komponen samping dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar keramik, mebran, sensor, dll. Belum lagi TiO2 yang dapat dimanfaatkan sebagai pigmen. Semua ini dapat dilakukan dengan sentuhan nanoteknologi. Selain pasir besi masih banyak mineral lainnya yang juga berpotensi sama. Selain itu, kekayaan alam hayati juga menyimpan potensi yang sama dahsyatnya jika dikembangkan dengan nanoteknologi.
Hadir sebagai pembicara kedua yaitu dosen dari Fakultas Pertanian , Dr.Ir. Endang Yuniastuti, MSI, yang menjelaskan tetntang Aplikasi Nanoteknologi pada Bidang Pertanian untuk pengolahan produk herbal dan obat-obatab Tradisional. Setiap spesies tumbuhan merupakan sumber bahan kimia hayati (chemical resource), sehingga biodiversitas dapat dipandang sebagai suatu industri atau pabrik bahan kimiawi yang brproduksi sepanjang tahun menghasilkan bahan kimia yang berguna (chemical Propectives) melalui rekayasa dibidang teknologi, salah satunya melaui nanoteknologi.
Tak banyak orang awam yang akrab dengan teknologi nano. Nanometer artinya satu per satu miliar meter. Sesuai dengan namanya, teknologi ini berkaitan dengan penciptaan benda-benda kecil, yang mencakup pengembangan teknologi dalam skala nanometer, biasanya 0,1 sampai 100 nanometer. Satu nanometer sama dengan sepersejuta milimeter.
Keunggulan produk Nanoherbal sendiri dibanding produk herbal yang biasa , yaitu produk bioteknologi Nano akan lebih cepat diserap dibandingkan produk yang tidak menggunakan teknologi tersebut sehingga dari segi penggunaan akan lebih efisien, Ibu Endang juha menambahkan teknologi Nano dapat juga membantu kelarutan, stabilitas, dan kemampuan penyerapan dalam dunia kefarmasian, dan juga dengan teknologi nano, produk herbal tidak akan menghasilkan ampas, lebih stabil, dan efektif dalam mengobati, karena dengan ukuran partikelnya yang berukuran nano, penyerapannya jauh lebih baik.

Sesi terakhir seminar yaitu Audiensi, dibuka dengan pengenalan dan penjelasan tentang i The First Inonesia Nanofair, dan juga serangkaian acara dari Nano Fair tersebut oleh mahasiswi jurusan Kimia UGM, Mbak Putri. Dengan sangat semangat Mbak Putri mengajak kita sebagai mahasiswa ikut berpartisipasif dalam upaya pengembangan Nanoteknologi di Indosia, yang sekarang kondisinya masih masif. 


Selanjutnya, dari UNS sendiri diperkenalkan Nano Club kepada para audiens, sebagai salah satu wadah diskusi dan salah satu upay amemperkenalan nanoteknologi ke mahasiswa. Terakhir, dari Presiden Nano lub Indonesia, Suryandaru juga tak kalah semangat mengajak dan memotivasi audiens untuk bersama-sama mengembangkan nanoteknologi ini. Beliau huga menyampaikan tetntang Urgensi Kelompok Studi Nanoteknologi dan Inisiasi Pembentukan Nanoclub.

Rabu, 17 Agustus 2011

Kuliah Nanoteknologi

Jum'at, 12 Agustus 2011 pekan kemarin, Divisi Nanoclub SIM UNS menyelenggarakan kuliah nanoteknologi dengan tema Aplikasi nanoteknologi dalam pembuatan lapisan sel surya dengan menggunakan zinc oxide. Kuliah umum ini dibawakan oleh seorang mahasiswa S2 pascasarjana UNS yang tengah menyelesaikan studinya di jurusan teknik mesin, Bobie Suhendra, S. T. Kuliah ini dilaksanakan di Aula gedung A FKIP UNS atas dukungan dari Lingkar Studi Pendidikan

Kuliah ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa UNS dan beberapa orang dari Fordinagama, klub nano dari UGM Yogyakarta. Sesi tanya jawab berlangsung cukup seru, terutama ketika salah seorang dari Fordinagama mengajukan pertanyaan yang menimbulkan feedback yang panjang. Sangat menarik sekali. 

Di akhir acara, Fordinagama memberikan kenang-kenangan berupa buku IPTEK Nano karya Dr. Yateman Ariyanto, dkk. Terima kasih Fordinagama. 





Untuk mendownload materinya silahkan klik link di bawah ini
1. Sintesis Nanopartikel
2. Pembuatan Sel Surya Berbasis Nanoteknologi

Rabu, 27 Juli 2011

Cara Pelapisan Logam Secara Listrik (Elektroplating) dengan Penerapan Nanoteknologi Untuk Mencegah Korosi


1. KOROSI
Korosi adalah kerusakan atau degradasi logam, logam adalah Dalam kimia, sebuah logam (bahasa Yunani: Metallon) adalah sebuah unsur kimia yang siap membentuk ion (kation) dan memiliki ikatan logam, dan kadangkala dikatakan bahwa ia mirip dengan kation di awan elektron. Metal adalah salah satu dari tiga kelompok unsur yang dibedakan oleh properti ionisasi dan ikatan, bersama dengan metaloid dan nonlogam. Dalam tabel periodik, garis diagonal digambar dari boron (B) ke polonium (Po) membedakan logam dari nonlogam. Unsur dalam garis ini adalah metaloid, kadangkala disebut semi-logam; unsur di kiri bawah adalah logam; unsur ke kanan atas adalah nonlogam. akibat reaksi dengan lingkungan yang korosif.
Korosi dapat juga diartikan sebagai serangan yang merusak logam karena logam bereaksi secara kimia atau elektrokimia dengan lingkungan. Yang dimaksud elektrokimia adalah Elektrokimia adalah ilmu yang mempelajari aspek elektronik dari reaksi kimia. Elemen yang digunakan dalam reaksi elektrokimia dikarakterisasikan dengan banyaknya elektron yang dimiliki. Elektrokimia secara umum terbagi dalam dua kelompok, yaitu sel galvanik dan sel elektrolisa.