Nano Camp MNI

Nano Camp merupakan suatu kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Masyarakat Nano Indonesia (MNI). Tema pada acara tahun ini adalah “Iptek Nano: Panggung Muda Berekreasi, Berkolaborasi, dan Berkontribusi”

Seminar Nano Teknologi

Seminar Nanoteknologi :" Perkembangan Terkini Riset, Aplikasi, dan Penerapan Nanoteknologi Pada Bidang Farmasi di Indonesia" bertempat di Graha Solo Raya (BAKORWIL II) hasil kerjasama NanoClub UNS dengan Himafarma Farmasi UNS

Kuliah Umum Nano

Nano Club UNS menyelenggarakan kuliah nanoteknologi dengan tema Aplikasi nanoteknologi dalam pembuatan lapisan sel surya dengan menggunakan zinc oxide yang dibawakan oleh seorang mahasiswa S2 UNS "Bobie Suhendra, S. T."

Jalan-Jalan Ilmiah

Kali ini Nano club UNS akhirnya menjajakkan kaki pertamanya di desa Kinarejo daerah Jogjakarta yang merupakan daerah berbasis tanaman herbal--sesuai dengan fokus Nano Club kami

Diskusi Dahsyat Ilmiah

Diskusi Nano kami kali ini dilaksanakan di rumah eyang Buntarto, seorang bapak guru sekaligus sang Profesor yang dahsyat dan penuh dengan ilmu. Beliau mampu menceritakan mengenai berbagai macam ilmu pengetahuan secara rinci dan menakjubkan.

Senin, 27 Juni 2011

"NANO"LAH JAWABNYA

Inovasi, satu kata yang selalu ingin dikerjakan oleh mereka yang bekerja dalam pengembangan produk. Sebenarnya tidak hanya mereka, namun juga para pecinta teknologi , mahasiswa yang ingin terus berkontribusi demi meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Namun, entah teknologi apa yang saat ini sedang memajukan Negara yang semakin maju. Dan hal ini akan segera terjawab selama pembaca sabar membaca dan tidak mempertanyakannya pada rumput yang bergoyang ….hhe
Baik agar tidak semakin penasaran , maka jawabnya adalah……”Nano Teknologi”
Mungkin di benak-benak teman-teman akan terus bermunculan berbagai pertanyaan , Apa itu nano teknologi, bagaimana prinsip kerjanya, mengapa diperlukan, dan apa manfaatnya?.
Sejak SMA bahkan SMP dalam pelajaran fisika yang membuat otak bak solenoid dan toroida diberitahukan ada macam ukuran yang dinamakan makro, nano,dll . Dan sedikit flash back makro adalah satuan yang menyatakan seper satu juta dan nano adalah seper seribu juta atau 10^-9. Sangat kecil sekali, namun apa ya manfaat dari yang kecil-kecil ini?
Eits, menyambung lidah sebelumnya, mari kita kupas Teknologi yang kan menggiurkan lidah.
Teknologi Nano adalah pembuatan dan penggunaan materi atau devais pada ukuran sangat kecil. Materi atau devais ini berada pada ranah 1 hingga 100 nanometer. Satu nanometer sama dengan satu per milyar meter (0,000000001 m). Yang berarti 50.000 lebih kecil dari ukuran rambut manusia. Para pakar sains menyebut ukuran pada ranah 1 hingga 100 nm ini sebagai skala nano (nanoscale), dan material yang berada pada ranah ini disebut sebagai kristal-nano (nanacrystals) material nano (nanomaterials).

Jumat, 24 Juni 2011

DAUN TERATAI TIDAK BASAH ? WHY ????





June, it was run… 24 Juni 2011, keluarga bahagia nanoclub melakukan aktivitas rutin diskusi, kali ini bertempat di depan gedung A fakultas Pertanian. Sepoi2 angin yang menghembus dan menyibakkan alas duduk itu menjadi teman diskusi kami. Bahasanya pastinya juga gag jauh2 sama teknologi nano, J
Meskipun waktunya relative singkat, tapi cukup menambah wawasan dan ilmu, kali ini diskusi dihadiri oleh 7 orang, diantaranya, sebut saja Mas Dika , ketua nanoclub, mas Dito koord Divisi R & B, Amirza staff divisi R & B, mbak Wulan staff divisi pendidikan, Qudrotun staff div R & B, Nana Nanudz koord II div Pendidikan.
Back to topic, cekidot…
Tema diskusi kali ini adalah “DAUN TERATAI TIDAK BASAH ? WHY ????”, Subhanallah, tidak ada satupun yang sia2 di bumi ini. J

Rabu, 22 Juni 2011

PERUBAHAN SUSUNAN KEPENGURUSAN NANOCLUB MAHASISWA UNS 2011


No.
Amanah
Nama
NIM
Jur/ Fak/ Angkatan
1.
Ketua
YULI ARDIKA PRIHATAMA
K2308062
P.MIPA-Fisika/ FKIP/ 2008
2.
Koord. I Div.Pendidikan
KRISNAWAN SUKORAHARJO
K2508060
P.TK-Teknik Mesin/ FKIP/ 2008
3.
Koord. II Div.Pendidikan
RIANA TRI SETYADHANI
M0209044
Fisika/ FMIPA/ 2009
4.
Staf Div.Pendidikan
HELMI RIAN FATHURROHMAN
K1208026
P.BS-Bahasa Indo/ FKIP/ 2008
5.
Staf Div.Pendidikan
KHUMAIRA
K2210045
P.BS-Bahasa Inggris/ FKIP/ 2010
6.
Staf Div.Pendidikan
FERAWATI LISTIYANINGSIH
K7108039
PGSD/ FKIP/ 2008
7.
Staf Div.Pendidikan
AGUSTINA MUKHAROMAH
M0307026
Kimia/ FMIPA/ 2007
8.
Staf Div.Pendidikan
SRI WULAN PRIHATIN
I0307070
T.Industri/ FT/ 2007
9.
Koord. I Div.Riset & Bisnis
DITO HARYU DANTO
M0308080
Kimia/ FMIPA/ 2008
10.
Koord. II Div.Riset & Bisnis
RIF’ATUR ROHMAH
K2309063
P.MIPA-Fisika/ FKIP/ 2009
11.
Staf Div. R & B
DYAH ASRI MARDHIKAWARIH
I0307039
T.Industri/ FT/ 2007
12.
Staf Div. R & B
DIAJENG WULANDARI
M0209012
Fisika/ FMIPA/ 2009
13.
Staf Div. R & B
ASIYATU NURULAINI
H0910015
ITP/ FAPERTA/ 2010
14.
Staf Div. R & B
NOFI TRI JUNI AWANTI
M3510056
D3-Farmasi/ FMIPA/ 2010
15.
Staf Div. R & B
VEETHA ADIYANI PARDEDE
M0209054
Fisika/ FMIPA/ 2009
16.
Staf Div. R & B
RACHMA TIA EVITASARI
I0510030
T.Kimia/ FT/ 2010
17.
Staf Div. R & B
QUDRATUN
M0210053
Fisika/ FMIPA/ 2010
18.
Staf Div. R & B
AMIRZA RAHMANU PRABOWO
I0510003
T.Kimia/ FT/ 2010
19.
Staf Div. R & B
MUHAMAD MUSTAIN
M0209033
Fisika/ FMIPA/ 2009
20.
Staf Div. R & B
ARIEF ADI NUGROHO
M0507010
Informatika/ FMIPA/ 2007

Senin, 20 Juni 2011

Bangkitkan Nuansa Keilmiahan (Bag I): Sudut Pandang Pemikiran sang Kadiv

Salam ilmiah. Salam nanoteknologi.


Alhamdulillah nanoclub UNS saat ini masih tetap berjalan kendati dengan jumlah yang tak tentu dan status yang masih sulit di pahami. Ketika pertama kali dilaunching pada bulan Juli 2010, ada harapan yang luar biasa. Bahkan perkiraan masa depan yang luar biasa terpancar dari pemikiran salah seorang yang pernah mengikuti nanocamp selama 3 hari di markasnya Masyarakat Nano Indonesia, Serpong, Tangerang, Indonesia. Sebuah impian lahirnya kelompok mahasiswa yang giat menyuarakan nanoteknologi dan memperkenalkannya kepada masyarakat. Sebelum dilaunching, telah direncanakan ada pembagian divisi dari nanoclub ini, bahkan seperti layaknya organisasi.

Namun seiring berjalannya waktu, kinerja nanoclub mahasiswa masih belum memenuhi harapan. Berbagai hambatan terus memberikan tantangan untuk menguji eksistensi klub mahasiswa yang begitu “asing” di masyarakat kampus. Apalagi dengan menggunakan nama “nanoteknologi”. Asosiasi high technology segera memenuhi kepala orang-orang yang mendengarnya. Sampai sekarang nanoclub masih bergoyang-goyang ke sana ke mari untuk menemukan pijakan yang sesuai dengan kondisi mahasiswa di sini.

Senin, 30 Mei 2011

Seminar Nasional Nanoteknologi


Pada hari Ahad, 29 Mei 2011 telah diselenggarakan acara spektakuler oleh teman-teman Fordinagama (Forum Studi Nano UGM) di auditorium FMIPA UGM. Seminar tersebut menghadirkan pembicara dari Masyarakat Nano Indonesia (Dr. Eng. Nurul Taufiqurahman), Kementerian Ristek RI (Dr. Andika Fajar, M. Sc.), Praktisi Nano UGM (drg. Ika Ana Dewi, Ph. D. dan Dr. Yateman Arriyanto). Seminar berlangsung dari pagi hingga sore dalam dua sesi. Namun sebelum sesi materi dilangsungkan, terlebih dahulu dilakukan peresmian Fordinagama oleh Dr. Eng. Nurul Taufiqurahman.

Pada sesi yang pertama dipaparkan tentang konsep nanoteknologi dan visi Masyarakat Nano Indonesia dalam menjayakan indonesia dengan nanoteknologi. Hal yang paling ditekankan oleh Pak Nurul adalah bagaimana Indonesia ini mengejar ketertinggalannya dengan memanfaatkan nanoteknologi untuk memproduksi nano partikel khususnya nano herbal dan berbagai nano partikel dari SDA di Indonesia. Beliau mengajak generasi muda untuk mewujudkan bisnis berbasis nanoteknologi. Selanjutknya Dr. Andika menjelaskan arah kebijakan pemerintah berkaitan dengan IPTEK khususnya nanoteknologi.

Pada sesi yang kedua, yang lebih mirip dengan kuliah umum dipaparkan berbagai penerapan nanoteknologi. Materi yang pertama adalah penerapan nanoteknologi dalam rekayasa jaringan tubuh. Kemudian yang kedua adalah penerapan nanoteknologi dalam berbagai material. Kedua pembicar cukup menarik dalam memberikan pemaparannya terutama Dr. Yateman. Jadilah sesi kedua ini seperti kuliah yang menyenangkan. Yang masih teringat di kepala adalah transformasi filosofi termodinamik menjadi kinetik. Masalah yang cukup pelik saat ini adalah hampir sebagian besar orang Indonesia berfilosofi termodinamik, yaitu menjadikan tujuan akhir segala-galanya namun mengabaikan proses sehingga mereka menjadi orang yang selalu berorientasi "getting" atau bagaimana mendapatkan. Padahal seharusnya kita menjadi orang yang berorientasi "giving" yaitu bagaimana memberi, sehingga sudah pasti kita akan mendapatkan. Yang kedua adalah "DON'T THINK A LOT, JUST DO IT, DO THE BEST". Ya betul Pak, banyak berpikir tidak akan menghasilkan kerja. Tetapi ketika sudah bekerja pastikan kita melakukannya dengan cara yang terbaik sehingga menghasilkan yang terbaik pula.

Akhirnya, tim nanoclub UNS yang berjumlah 8 orang juga dapat kesempatan untuk berfoto bersama dengan para pembicara. Luar biasa! Hidup nanoteknologi. Hidup Indonesia.

Minggu, 17 April 2011

DIANTARA SEMAK NAN MERINDU - ALHAMDULILLAH MAHASISWA UNS DAPAT MENGUKIR PRESTASI LAGI

Siang yang  bergemuruh dilangit kota Salatiga mengantarkan langkah para arjuna melangkah tegap diatas podium Balairoom Utama Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Sejak pagi panitia mulai terlihat sibuk mempersiapkan acara semarak Seminar Hail Penelitian yang diselenggarakan HMP PGSD UKSW dengan judul acara “Seminar Hasil Penelitian LKTI se-Jawa”. Acara ini dihadiri sekitar 350 peserta dan supporter dari para tim peneliti yang akan membawakan presentasi hasil penelitian. Seminar ini diampu oleh tiga dewan juri yakni Prof.Dr.Retno Winarni, M.Pd dari UNS, Prof.Slameto, M.Pd dari UKSW, dan Prof.Dr.Supriyono, M.Pd dari UNNES dengan mengusung tema besar “Perkembangan pendidikan dalam berbagai inovasi”. Tepat pukul 14.12 akhirnya pengumuman pemenang penelitian disampaikan oleh panitia dengan juara I dimenangkan oleh tuan rumah UKSW, juara II oleh tim peneliti UNNES, dan juara III oleh UNS.
Pada kesempatan ini kebetulan kami bisa mewawancarai tim peneliti dari UNS yang membawakan judul penelitian “Bercerira, berpuisi, dan Menyanyi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia SD [BBM-PBISD] untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif serta Menyeimbangkan Otak Kiri dan Otak Kanan Anak”. “Kesan yang mendalam untuk para panitia, yang subhanalloh sekali, pelayanan yang totalitas, 24 jam penuh. Sungguh kami banyak belajar dari awal pengiriman proposal penelitian, pengumuman 5 finalis, sampai pengiriman laporan penelitian dan yang terakhir adalah presentasi seminar. Kami salut dengan timwork HMP PGSD UKSW, sukses selalu”, ujar Dimas teguh S selaku perwakilan dari tim UNS.
Salah satu follow up dari acara ini adalah berkembangnya iklim keilmiahan di kampus Indonesia dan bekal inovasi pendidikan yang insya Alloh ke depan mampu membawa pendidikan di Indonesia ini sebagai sebuah sistem pendidikan yang semakin maju, dengan bekal yang baik sebagai calon pendidik. Satu pesan dari dewan juri adalah, “pembelajaran dengan sejuta inovasi adalah salah satu bentuk bentuk pengabdian seorang guru kepada negerinya, dan mendidik dengan cinta adalah sarana pembentukan pendidikan berkarakter yang multifungsi. Sukses untuk pendidikan Indonesia. Salam Inspiratif.[F].